Jejak Sains Indonesia di Dunia
Tak banyak yang tahu bahwa ilmuwan-ilmuwan Indonesia juga turut serta menyumbang pemikiran bahkan penemuan-penemuan penting yang berdampak pada kemajuan dunia. Untuk mengapresiasinya, Indonesia Berprestasi bermaksud membuat ulasan singkat mengenai beberapa penemuan yang dimaksud. Ini dia:
1955
Teori 23 Kromosom
Dr. Joe Hin Tjio, seorang ahli Cytogenetics asal Indonesia menemukan fakta bahwa kromosom manusia berjumlah 23 buah. Melalui penelitian di laboratorium Institute of Genetics of Sweden’s University of Lund, temuannya berhasil mematahkan keyakinan para ahli genetika bahwa jumlah kromosom adalah 24 buah. Ia berhasil menghitung jumlah kromosom dengan tepat setelah menyempurnakan teknik pemisahan kromosom manusia pada preparat gelas yang dikembangkan Dr. T.C. Hsu di Texas University, AS.
RIP Prof. Widjajono Partowidagdo
Saya tak mengenal sosoknya secara langsung selain melalui media masa baik cetak maupun elektronik. Namun dari awal pengangkatannya sebagai wamen ESDM, ada hal yang menarik pada sosok beliau. Di antara deretan wakil menteri yang lain, penampilan Widjajono memang terlihat paling sederhana, bahkan terkesan urakan.Beliau tampil tak umum, sosoknya terkesan selengehan dengan rambut panjang terurai, tampil sederhana dengan baju batik dan tas batik, dan hobi naik gunung. Dengan penampilan seperti itu, dia tak pernah merasa canggung. Senyum lebar selalu merekah dari wajahnya. namun dibalik kesederhanaan itu beliau termasuk anak bangsa pintar dan berintegritas. ketika gonjang – ganjing rencana kenaikan BBM oleh pemertintah pada awal april lalu, beliau tampil menjadi ‘juru bicara’ pemerintah yang dengan cerdas menjawab setiap pertanyaan terkait rencana pemerintah tersebut di media. Namun hari ini salah satu putra terbaik bangsa itu telah meninggal dunia. banyak rencana – rencana besar Prof. Wid yang belum terrealisasi seperti konversi BBM ke BBG misalnya yang menjadi PR bagi pemerintah ke depannya.
kalau boleh saya mengutip twit dari pak budiman sudjatmiko ( @budimandjatmiko) “Org2 baik&cerdas dr brbagai mcm tradisi pmikiran adlh mutiara2 pradabn.Kpergian Prof Widagdo adlh khilangan mutiara itu”.
Selamat Jalan Prof. Wid, Terima kasih telah mengajarkan arti kejujuran n intelektualitas.
Mengenal Penemu Teknik Sosrobahu dari Indonesia
Apa sebenarnya teknik Sosrobahu itu?
Teknik Sosrobahu merupakan teknik konstruksi yang digunakan terutama untuk memutar bahu lengan beton jalan layang dan ditemukan oleh Tjokorda Raka Sukawati. Dengan teknik ini, lengan jalan layang diletakkan sejajar dengan jalan di bawahnya, dan kemudian diputar 90° sehingga pembangunannya tidak mengganggu arus lalu lintas di jalanan di bawahnya.
Teknik ini dianggap sangat membantu dalam membuat jalan layang di kota-kota besar yang jelas memiliki kendala yakni terbatasnya ruang kota yang diberikan, terutama saat pengerjaan konstruksi serta kegiatan pembangunan infrastrukturnya tidak boleh mengganggu kegiatan masyarakat kota khususnya arus lalu-lintas dan kendaraan yang tidak mungkin dihentikan hanya karena alasan pembangunan jalan.
Siapa penemunya?
Beliau bernama Tjokorda Raka Sukawati. Lahir di Ubud Bali, 3 Mei 1931, adalah seorang insinyur Indonesia yang menemukan konstruksi Sosrobahu, yang memudahkan pembangunan jalan layang tanpa mengganggu arus lalu lintas pada saat pembangunannya. Tjokorda meraih gelar insinyur bidang Teknik Sipil di Institut Teknologi Bandung 1962, dan memperoleh gelar Doktor dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta pada tahun 1996. Beliau meniti karier di PT. Hutama Karya yang bergerak dibidang jasa konstruksi dan infrasruktur, merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Departemen Pekerjaan Umum (PU). Ketika menggarap proyek jalan layang antara Cawang dengan Tanjung Priok di Jakarta itulah teknologi Sosrobahu ditemukan. Tjokorda yang juga pendiri Fakultas Teknik Universitas Udayana sekarang telah pensiun dari PT. Hutama Karya, namun masih tetap berkarya bahkan menghasilkan teknologi sosrobahu versi kedua yang lebih unggul soal kepraktisan dibandingkan versi sebelumnya. Kini beliau tinggal di kampung halamannya di Ubud, Bali dengan mengajar di jenjang Pascasarjana Bidang Teknik Sipil Universitas Udayana.
Sistem Belajar “MURDER”
Ada salah satu tip dalam mengembangkan sistem belajar yang efektif dan efisien. Sistem belajar ini dikenal dengan “MURDER“, yang terdiri dari Mood, Understand, Recall, Digest, Expand, dan Review. Perincian sistem belajar “MURDER” ini, yang diadaptasi dari buku The Complete Problem Solver oleh Bob Nelson, adalah sebagai berikut:
Mood – Suasana Hati: Ciptakan selalu mood yang positif untuk belajar. Ini bisa dilakukan dengan menentukan waktu, lingkungan dan sikap belajar yang sesuai dengan pribadimu.
Understand – Pemahaman: Tandai informasi bahan pelajaran yang TIDAK kamu mengerti dalam satu unit. Fokuskan pada unit tersebut atau melakukan beberapa kelompok latihan untuk unit itu.
Menerapkan “Toyota Way” dalam HR
Judul Buku: The Toyota Way Fieldbook
Pengarang: Jeffrey K Liker, David Meier
Penerbit: Esensi, Jakarta 2008
Jumlah halaman: 501
Penulis Resensi: Meisia Chandra
Sumber : http://www.portalhr.com/publikasi/menerapkan-toyota-way-dalam-hr/
Tidak ada yang akan menyangkal, Toyota termasuk salah satu perusahaan paling sukses di dunia. Bahkan, dia disebut sebagai salah satu perusahaan dengan keuntungan paling besar di planet bumi (The Elegant Solution, Rumus Sukses Toyota Menguasai Inovasi, 2007). Baru-baru ini Toyota juga berhasil menggeser GM sebagai produsen mobil terbesar di dunia (Businessweek, 26 April, 2007)
Cinta itu seperti bintang

cinta itu seperti bintang..
indahnya membuat sulit untuk memalingkan mata
terangnya mengisi kegelapan yang luas
mungkin ia takkan tampak kala siang menyapa dan mendung melapisi malam
tapi bintang selalu ada ditempatnya
memancarkan cintanya kepada seluruh alam semesta
