Sendal jepit ku…

Untuk kesekian kalinya hari ini saya hilang sendal jepit. ya sendali jepit warna biru tua itu raib dan saat ini ntah dimana, dan ditangan siapa…hehehe berlebihan yah..mungkin juga, cm yah saya kesel aja liat sendal jepit ilang di ghosob (bahasa pesantren saya dulu kalo sendal ‘dipinjem’ tanpa ijin dan gak dibalikin lagi).  Tp disaat seperti ini kok yah saya jadi mikir, kenapa yah yang ilang itu sendal jepit, terus juga kenapa sendal yang paling laku tuh sendal jepit hampir semua orang di Indonesia ini pernah punya atau pernah pakai. Sendal jepit bisa dipakai di dalam ruang atau kamar mandi, sandal jepit digunakan di luar rumah pada kesempatan tidak resmi, dan kegiatan rekreasi. Lucunya kadang ada juga loh yang pakai di kantor, dan ini saya temukan dikantor tempat saya internship. Sandal jepit memang alas kaki yang sangat murah dan tidak banyak dikomplain oleh konsumen, sampai sekarang lembaga konsumen Indonesia tidak pernah menerima keluhan tentang sandal jepit yang putus atau pun lepek, maupun hilang.  Mungkin juga bapak presiden kita, Pak SBY juga pakai sendal jepit ini. so hal ini jadi bukti kalo sendal jepit itu bisa menembus sekat – sekat sosio kulturaL masyarakat. jadi pengen tahu sejarahnya juga nih sendal kenapa bisa se populer saat ini.

Kita bahas dulu apa sih sendal jepit itu?ini saya ambil dari ‘eyang’ wikipedia.

Sandal jepit atau sandal Jepang adalah sandal berwarna-warni dari karet atau karet sintetis. Tali sandal berbentuk huruf “v” menghubungkan bagian depan dan bagian belakang sandal. Bagian bawah sandal umumnya rata (tidak memiliki hak), sedangkan bagian atas sandal tidak memiliki penutup.

Sandal jepit dipakai dengan meletakkan poros bagian depan tali sandal di antara ibu jari dan telunjuk kaki, sehingga tidak terlepas sewaktu dipakai berjalan.

kalo kata ‘eyang’ wiki ternyata sejarah sendal jepit itu berasal dari Zaman mesir kuno.

Selain diperkirakan dari mesir menurut cerita yg saya temukan di sini bahwa sendal jepit juga diperkirakan berasal dari china.

Pertama-tama sandal jepit ini di temukan di daerah Cina Utara yang pada saat itu di pimpin oleh Kaisar Cing Cang Ke Ling. Penemuan sandal jepit tidak disengaja.
Di mana pada saat itu, kaisar sedang berburu harimau dengan busur panahnya melihat si kaki seribu melintas di ibu jari kakinya, karena merasa jijik, si kaisar latah, sambil berkata “ eh siah..gua jepit lo”.
Dari sana tersebar gosip dari mulut ke mulut, bahwa kaisar itu latah. Ini akibat ulah comel dari pengawal kaisar yang melihat kelatahan kaisar dan memberikan kabar ini pada media Cek Li Cek, media cetak gosip mingguan di Cina Utara. Untuk menjaga kewibawaan kaisar, maka para penasehat kaisar bersidang.
Dari sidang muncul keputusan, bahwa harus ada alas kaki, buat kaki kaisar agar terhindar dari serangga menjijikan, maka di buatlah alas kaki dari kayu, dengan memberikan tiang pendek pas dekat ibu jari.

Believe it or not, You decide..

Ckckckck kagum saya sama orang yang pertama kali bikin sendal jepit ini. bagaimana enggak coba, sampai saat ini gak ada orang yang mengklaim menciptakan sendal jepit. karena justru yang lebih mengherankan adalah banyak yang mengaku kehilangan sandal jepit di mesjid(ssttt,pengalaman saya nih). Padahal kalau jadi penemunya akan dapet royalti, dan jika dihitung dgn jumlah orang yang memakai sendal jepit ini dan perusahaan yang memproduksinya betapa banyaknya uang dari royalti ini…Apa saya ngaku jadi yang menciptakan aja yah…hehehehe

Satu lagi nih postingan GEJE…hehe tapi tak apalah silahkan dinikmati senikmat kopi yang menemani malamku yang dingin hari ini

2 thoughts on “Sendal jepit ku…

  1. kabayan 22 Juli 2010 / 11:41 AM

    Lucu pisan kang..boleh saya Copas kang ? atur nuhun..

  2. imam.ks 22 Juli 2010 / 11:36 PM

    @kabayan
    ieu saha nya?mangga di copy tong hilap URL blog ieu di cantum keun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s