Welcome for the new graduate in the ‘real’ world…yeah coz problem is out of there

Sebenernya sih belum jadi wisudawan, coz baru aja hari ini lebih tepatnya tadi jam 10 pg saya baru saja sidang skripsi. Gak ada yang cukup istimewa tentang sidang ini, selain proses tanya jawab yang sengit dan adu argumentasi antara saya dan dosen penguji. Oh iya sidang ini saya diuji oleh 3 orang, Dr.Ir. Sam Herodian, MS, Dr.Ir.Faiz Syuaib, MAgr, dan Morgan Parlindungan ST. Dosen penguji yang cerdas jebolan jepang semua tuh. Setiap proses diskusi berjalan dengan baik, tukar ide, sharing gagasan berlangsung dengan cair.  Namun ada hal yg menarik ketika di penghujung sidang saya. Dosen saya (pak sam, pak faiz) memberikan wejangan, bahwa generasi muda ini harus bisa membawa indonesia lebih baik dari hari ini. memperbaiki kesalahan yang terjadi dan tak terpikir untuk mengulanginya.

Yang ingin saya bagi di kesempatan kali ini. after this, yupz setelah sidang seperti pada tulisan saya yg ragu. Bahwa the ‘real’ world is out of there. Wisuda,sarjana hanya sebuah gerbang persiapan bagi kita buat ‘terjun’ langsung di masyarakat. Ilmu yang kita raih di kuliah harus kita gunakan untuk mewarnai kehidupan dengan karya – karya nyata kita. Kehidupan di masyarakat berbeda dengan kondisi ideal di kampus. Dimana ideologi mahasiswa yang dimiliki saat kita kuliah akan diuji di kehidupan bermasyarakat.

Bangsa ini tengah mengalami ‘sakit’ yang parah. Aah nampaknya tidak pada tempatnya saya berbicara tentang masalah yang membelit bangsa ini. Terlalu banyak dan membosankan untuk dibahas karena hanya akan membusuk dicatatan – catan saja. Namun yang ingin saya utarakan adalah tentang tanggung jawab intelektual kita (kaum terpelajar) untuk dapat menggunakan setiap potensi untuk membenahi bangsa dan negara ini. Tidak lagi dalam tataran ide – ide idealis khas kampus tapi karya nyata yang bermanfaat bagi sesama.

Luar biasa yah, tanggung jawab kita (sebagai insan intelektual) ke depannya akan sangat sentral. Bangsa yang penuh dengan masalah ini harus segera di selesaikan dengan tangan kita. kita tunjukan pada generasi tua yang mengacau diatas bahwa kita bisa membangun indonesia dengan karya yang lebih baik dari mereka.  Sudah saatnya generasi tua pengacau itu digantikan.

Saya, kamu, kita semua harus bisa berkarya untuk masyarakat, memberi manfaat seluas-luasnya. karena itu tanggung jawab seorang sarjana (atau calon sarjana) as an agent of change.

5 thoughts on “Welcome for the new graduate in the ‘real’ world…yeah coz problem is out of there

  1. rajiv 28 September 2010 / 8:35 PM

    welcome to the real world bro…
    yg penting juga adalah generasi muda kita juga harus memiliki karakter yg kuat untuk membangun bangsa.Dengan karekter yg kuat maka karakter bangsa ini pun menjadi kuat…

  2. desni 28 September 2010 / 10:01 PM

    selamet mam…topmarkotop dah..
    tanggung jawab intelektual?? hmm…jangan nyasar jd pegawai bank berarti hehehe..

  3. Morgan Parlindungan 29 September 2010 / 11:36 PM

    Congratulations ya Imam,

    Be yourself and do the best in everything you do.

    God will take the rest.

  4. imam.ks 30 September 2010 / 3:19 PM

    @Morgan Parlindungan
    makasih pak…dah mw membimbing saya yg belum bisa apa2 ini.
    doakan juga yah pak, biar saya bisa sukses nih…

    @desni
    gak apa – apa nyasar ke bank atau jadi wartawan jg. yg penting tidak ‘melacurkan’ ilmu untuk kepentingan sesaat. krn tanggung jawab kita terlalu besar untuk digadaikan

  5. Nida 25 Oktober 2010 / 9:19 AM

    kak, doain saya juga ya.. agar dapat lulus tepat waktu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s